371 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Dari Jembatan yang berada Gang Taqwa Jalan M. Said Kecamatan Sungai Kunjang, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun didampingi, Kepala Bidang (Kabid) SDA Dinas PUPR-Pera Kaltim Runandar, Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda Desy Damayanti dan Ketua TWAP Syafarudin serta OPD terkait melakukan penyusuran Sungai Karang Asam (SKA) besar melewati Pasar Kedondong dan berakhir di muara SKA besar tepatnya disamping Mahakam Lampion Garden atau Pos Satlantas Jalan Slamet Riyadi, Kamis (19/1/2023).


Susur SKA Besar dilakukan guna menjalankan program penanggulangan banjir Pemerintah Kota Samarinda. Selama penyusuran, wali kota mengakui jalur awal pada segmen M Said hingga Jembatan Rapak Indah kondisinya bagus dan lancar. namun, ketika penyusuran masuk ke segmen Pasar Kedodong hingga titik akhir, masalah mulai ditemukan. Terlihat banyaknya penyempitan (Bottleneck) yang menyebabkan sungai menyempit.


"Paling crowded di sekitar Pasar Kedondong. Sekitar 1,6 kilometer totalnya. Dan yang paling banyak juga adalah sampah plastik. Kita mendapatkan masih ada perilaku masyarakat yang sampahnya itu dikumpul di tas kresek, malam hari dibuang di sungai. Ini semakin membuat fungsi sungai menurun," ujar Andi Harun saat ditemui usai penyusuran.


Melihat kondisi sungai tersebut, Pemkot Samarinda bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim akan fokus kepada normalisasi SKA besar segmen Pasar Kedondong. Dimana Pemprov Kaltim akan melakukan normalisasi, sedangkan Pemkot akan menyelesaikan permasalahan sosialnya.

"Prinsipnya kita akan kerja bareng, PU provinsi akan masuk ke pekerjaan kegiatannya, kita masuk ke kegiatan sosialnya. Sudah ada DPPT-nya (Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah), tinggal eksekusi," Pungkas Andi Harun. (FER/KMF-SMR) 

Kegiatan Penyampaian Informasi Langsung (PIL) dan Mobile Customer Service (MCS) dari BPJS Kesehatan Bersama BKPSDM Kota Samarinda

Berita Sebelumnya

Kamis Ceria Bersama Bunda PAUD, Ratusan Anak Serentak Memungut Sehelai Sampah

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar