527 Kali

SAMARINDA. Persiapan standarisasi Taman Cerdas menjadi Ruang Bermain Ramah Anak Tahun 2020, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda melaksanakan Sosialisasi Simulasi Bencana Kebakaran dan Prosedur Tanggap Darurat di Taman Cerdas.

 

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan PKK Kota Samarinda yang berlokasi di Taman Cerdas ini diikuti para pengelola Taman Cerdas, Selasa (3/11).

 

“Sosialisasi ini untuk pengelola Taman Cerdas yang terdiri dari anggota penyapu, pemeliharaan taman, Satpol PP, Ketua RT, Pengelola gedung PKK dan Dharma Wanita Persatuan,” ucap Sekretaris DP2PA Samarinda Deasy Evriyani.

 

Menurutnya, melalui sosialisasi ini bisa mengantisipasi kebakaran dan bencana banjir di Taman Cerdas. Sementara Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Nina Endang Rahayu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan DP2PA dalam menyiapkan taman bermain yang raman anak.

 

“Jangan dianggap sepele hal-hal untuk mengantisipasi kebakaran dan bencana banjir. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan dini penanggulangan kebakaran hal ini sangat penting,” tegas Nina dalam sambutannya.

 

Melalui penyuluhan ini lanjut Nina dalam rangka mengurangi resiko bencana kebakaran di Kota Samarinda, serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam penanganan kebakaran, termasuk langkah-langkah dalam mengurangi resiko terjadinya kebakaran.

 

Begitu pula kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Nursan dalam materinya menyampaikan bahwa saat ini musibah kebakaran terjadi karena korsleting listrik, kompor hingga tabung gas LPG.

 

“Kalau kompor dan tabung gas LPG masyarakat bisa menggunakan karung kain yang dicelupkan atau dibasahi terlebih dahulu menggunakan air. Nah kalau untuk aliran listrik bagaimana, kita gunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak memungkinkan,” ucap Nursan.

 

Selain dari Dinas Pemadam Kebakaran materi sosialisasi juga disampaikan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda. (fan/don/kmf-smd)

 

PDAM Berubah Status Menjadi Perumdam, Jaang Minta “Ngalir Dulu Lah”

Berita Sebelumnya

Berlangsung Virtual di Beberapa Titik, Jaang Pamitan Di Pembukaan MTQ Ke 42

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar