48 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Upaya mengatasi persoalan banjir di Kota Samarinda menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Dr H Andi Harun bersama Wakil Wali Kota (Wawali) Dr H Rusmadi. Salah satu langkah nyata adalah berencana membangun pintu air di muara Sungai Karang Mumus (SKM) tahun depan.

“Karena ini memakan biaya yang sangat besar, sehingga kami bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah, Red) terkait terus berkoordinasi dan menyinkronkan penyusunan program, sebelum nantinya kami akan mempresentasikannya ke Wali Kota,” kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Nina Endang Rahayu saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Tahun Jamak (Multiyears) di Ruang Rapat Wali Kota Samarinda, Senin (12/7/2021) pagi.

Rencananya pintu air di SKM tersebut, akan dibangun persis dekat Jembatan 1 di Jalan Gurami, Samarinda Ilir. Secara teknis lanjut Nina, pintu air tersebut akan dilengkapi dengan teknologi yang besar dan diharapkan sistemnya bekerja 24 jam. Pintu air akan tertutup otomatis apabila level air Sungai Mahakam naik.


“Memang tidak kami pungkiri proyek multiyears ini akan menelan biaya yang sangat besar apabila hanya mengandalkan APBD. Tidak mungkin cukup. Apalagi di Tahun 2022 ada program lain yaitu Pro-Bebaya. Akan tetapi kami semua optimis apabila kita bekerja secara maraton, semua bisa diselesaikan,” tambah Asisten III Setda Kota Samarinda, Ali Fitri Noor.

Pemkot juga kata dia, mengupayakan  pembangunan ini bisa dibantu dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, maupun APBN. 

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Bappeda Ananta Fahturrozi, Kepala BPKAD Ibrohim, Sekretaris Dinas PUPR Dessy Damayanti, serta Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Denny Alfian. (BAR/HER/KMF/SMD)

Puskesmas Aktifkan Layanan On Call, Bantu Layanan Telemedis Bagi Pasien Isoman di Rumah

Berita Sebelumnya

Pimpin Operasi Yustisi Lagi, Wali Kota Temukan Masih Ada yang Bandel

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar