594 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Tahapan demi tahapan terus berjalan dalam upaya membangun penerangan jalan umum (PJU) menuju Samarinda Terang Agustus 2024 melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Seperti yang terlaksana, di ruang Mangkupelas Balaikota Samarinda penyerahan dokumen proyek KPBU PJU Tersebar dari calon Pemrakarsa (Konsorsium PT Fokus Indolighting dan PT Perwira Multi Jaya Kencana ke Wali Kota Samarinda selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), Kamis (5/1/2023).

Serah terima dari ketua Konsorsium Eka Fery Hardiman kepada Wali Kota Andi Harun ini disaksikan secara langsung oleh para pihak Pemrakarsa, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda H Hero Mardanus Satyawan, tim Simpul KPBU beserta jajaran pejabat Pemkot Samarinda yang terkait maupun secara virtual zoom dari Jakarta oleh jajaran Kantor Bersama KPBU.

Adapun dokumen yang diserahkan terdiri dari dokumen studi kelayakan, detailed engineering design (DED), dokumen Pemenuhan Persyaratan Pra Kualifikasi Pengadaan BUP, dan dokumen Rencana Pengadaan Badan Usaha Pelaksana.


“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya merealisasikan proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Penerangan Jalan Umum  kota Samarinda pada tahap serah terima dokumen,” ungkap Andi Harun.

Ia mengharapkan dengan terlaksananya tahapan ini, ruang lingkup KPBU terutama letak PJU, jumlah titik PJU dan pembiayaan proyek KPBU PJU tersebar semakin tergambar dengan jelas, sehingga evaluasi yang dilaksanakan PJPK terhadap dokumen dapat berjalan lancar dan rencana Samarinda Terang Agustus 2024 tetap On The Track.

Ia menjelaskan proses proyek pengadaan PJU yang dilaksanakan dengan skema KPBU Unsolicited, yang mana skema ini memperbolehkan pemerintah untuk mengkerjasamakan proyek tersebut dengan pihak swasta, tujuannya tidak lain untuk melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas pekerjaan serta membuat proyek bisa diselesaikan dengan jauh lebih cepat.


“Kami selaku PJPK juga memohon bantuan dari kantor Bersama KPBU untuk membantu tim KPBU dan panitia BUP dalam meneliti dokumen yang disampaikan calon pemrakarsa ini,” harap Andi Harun.

Sementara Eka Fery Hardiman dalam paparannya menyampaikan bahwa konstruksi di awal tahun 2023 dengan masa konstruksi 1 tahun, dan COD tahun 2024 serta waktu kerjasama 1 plus 10 tahun.

Ia menyebutkan dari proyek ini sebanyak 8.328 titik tiang yang dibangun dengan jumlah lampu LED sebanyak 9.355. “Untuk PJU Median digunakan kabel tanah dan PJU satu sisi menggunakan kabel udara,” ungkapnya.

Mengenai fitur produk menurutnya konsumsi daya 50 persen lebih hemat daripada lampu konvensional, menggunakan chip dengan kecerahan ultra tinggi hingga sudut penyinaran yang dapat disesuaikan.

Ia mengutarakan pula dari perhitungan Value For Money (VfM) dengan dilaksanakannya KPBU jika dibandingkan dengan pengadaan lelang konvensional/multiyears, diperoleh penghematan pemerintah sebesar 7,5 persen jika dibandingkan dengan pengadaan konvensional.(DON/KMF-SMR)

Jumpa Habib Jafar Al Qodri, Andi Harun Berdialog Pakai Bahasa Arab

Berita Sebelumnya

Hadir Dalam Rapat Paripurna Agenda HUT Kaltim, Wawali Harap APBD Kaltim Berdampak untuk Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar