490 Kali

SAMARINDA. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Batu Cermin, Kecamatan Samarinda Utara. Dalam rapat Selasa (27/4/2021) pagi di Balaikota, Direktur Utama Perumda Tirta Kencana Samarinda, Nur Wahid mengatakan usulan pembangunan SPAM Batu Cermin ini diusulkan masuk melalui APBD Perubahan tahun 2021 sebesar Rp2.3 miliar. Di mana nantinya sambung dia, Perumda Tirta Kencana akan membangun jaringan pipa sepanjang 4.3 kilometer untuk memenuhi pelayanan mengolah air baku menjadi air dengan kualitas air minum untuk warga sekitar.

 

“Untuk tahap awal, kami mencoba untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi Sekolah Dasar, dua Puskesmas, dan satu Masjid yang ada di sana dulu. Karena selama ini kami hanya membantu lewat pelayanan air sumur bor, tapi itu pun tidak maksimal,” kata Nur Wahid.

 

Nantinya sambung dia, jika SPAM yang direncanakan sudah terbangun, maka untuk menyuplai air bersih ke kawasan tersebut akan melalui  Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada di Bengkuring di mana kapasitas dorongannya akan ditambah menjadi 60 liter per detik.

 

“Jadi kapasitas yang ada sudah 60 liter per detik untuk mendorong air ke kawasan Perumahan Korpri dan Sempaja Lestari Indah. Sedangkan untuk mendorong air ke kawasan Batu Cermin, maka kami harus menambah dengan jumlah kapasitas yang sama,” urainya.

 

Oleh karena itu, untuk mendukung semua tadi, Perumda berencana juga untuk membangun booster di lahan milik Pemprov Kaltim yang berada di SMK Pelayaran, Sempaja.

 

“Untuk membangun ini, kami membutuhkan dana sebesar Rp 800 juta dan juga lahan seluas 10x20 meter. Kebetulan pihak sekolah juga sudah memberikan sinyal positif jika kami harus membangun di lahan yang berdekatan dengan sekolah, dengan catatan harus mengirim surat dahulu ke Pemprov Kaltim,” timpal Wahid.

 

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda DR H Sugeng Chairuddin menambahkan, jika usulan yang disampaikan Perumda Tirta Kencana tadi akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2021. Oleh karena itu, agar proses wacana tadi bisa berlangsung lancar, maka ada beberapa item persyaratan yang harus dipenuhi.

“Khususnya data jumlah pelanggan yang berada di kawasan Batu Cermin harus dilengkapi. Karena harapan kita apabila SPAM ini sudah berdiri, bukan hanya sebatas melayani fasilitas pemerintah seperti sekolah dan pusat kesehatan saja, melainkan warga yang ada di sana juga bisa merasakan manfaatnya,” pinta Sekda.

 

Selain itu, ia juga meminta kepastian lahan untuk mendirikan Booster dan SPAM harus jelas, sehingga pemerintah bisa bergerak cepat untuk ke tahap perencanaan anggaran. (CHA/HER/KMF-SMD)

 

Kunjungi RSUD IA Moeis, Rusmadi Akui Fasilitas Cukup Memadai

Berita Sebelumnya

Perlu Rp8,2 Miliar untuk Tembus UHC Kota Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar