118 Kali

    SAMARINDA. Mendorong industri pariwisata di Kota Samarinda, Diskominfo tengah membuat sebuah gagasan city branding terbaru dan berbeda dari daerah lain. Inovasi anyar yang diusung ini memiliki pembeda dengan daerah lainnya.

    Hal ini dikemukakan kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah dalam pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin di ruang rapat wakil walikota.

    Menurut Dayat--demikian Aji disapa, Kota Samarinda membutuhkan branding yang unik disesuaikan dengan demografi dan kebutuhan masyarakat, wisata belanja dikombinasikan dengan budaya, menjadi poros pariwisata andalan yang harus dimiliki Kota Samarinda.

    Kendati tempat wisata di Samarinda belum sepopuler tempat wisata lain namun Dayat meyakini kota ini memiliki ‘magnet’ kuat untuk menarik wisatawan.

    Sementara Sugeng mengatakan Samarinda terkenal sebagai Kota tepian dengan nilai historis tinggi.

    Untuk itu sebutnya disini banyak terdapat situs- situs sejarah seperti monument patung pesut mahakam, kampung tenun, kemudian wisata religi seperti Masjid Shirat Mustaqiem, Masjid Islamic center, Budhis Centre, Tempekong dan lainnya.

    Untuk bisa menggenjot industri pariwisata di Samarinda, katanya merasa perlu menjalin sinergi dengan pelaku bisnis, komunitas, akademisi, dan media demi memperkuat citra dan meningkatkan daya jual pariwisata yang berdampak bagi perekonomian daerah. "Untuk menambah daya tarik wisata diperlukan peran pengusaha dalam mengembangkan inovasi serta menambah fasilitas yang menunjang kegiatan para wisatawan. Karena, mereka datang tidak hanya sekedar menikmati keindahan alam atau belajar budaya. Tapi juga ingin mencicipi kuliner, belanja, dan lain sebagainya," tandasnya.

    City branding ini sendiri berkaitan erat dengan tata rencana kota yang dijadikan sebuah strategi untuk membuat positioning yang kuat dalam target pemasaran.

    Untuk mendapatkan pengakuan sebagai kota terbaik dalam aspek tertentu, dirinya mengatakan bergantung pada bagaimana pemerintah membuat city branding sebagai kekuatan kompetisi.

    "Sesuai misi kota Samarinda yaitu menuju smart city maka konsep city branding ini perlu dipikirkan dengan matang dan dikelola optimal sehingga kedepannya Samarinda dikenal secara luas baik nasional maupun global," pungkas Sugeng. (kmf9)

Penulis: Hendri

Walikota Raih Penghargaan Pelayanan Publik. DPMPTSP Kategori Prima, Discapilduk Sangat Baik

Berita Sebelumnya

Maulid, Sinergi Positif Pemerintah dengan Warga

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar