124 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendeklarasikan sekolah ramah anak, Kamis (3/6/2021) pagi di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Jalan S Parman, Samarinda Ulu. Kegiatannya sendiri dilakukan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi, Ketua TP PKK Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun, serta diikuti Ketua Komisi IV DPRD Samarinda dr Puji Astuti serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat langsung dalam mendukung Samarinda sebagai kota layak anak.


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda, Fitermen mengatakan deklarasi sekolah ramah anak pagi itu merupakan sebagai acuan pengembangan sekolah yang menjadi indikator mewujudkan Samarinda sebagai kota layak anak.

“Jadi kami harus memastikan jika para pendidik di sekolah ini mampu dan mempunyai keahlian dalam pengembangan minat anak. Selain deklarasi, hari ini kami juga menggelar bimbingan teknis yang diperuntukan bagi  593 pengajar PAUD, TK dan SMP se-Kota Samarinda secara virtual,” tutur Fitermen melaporkan kegiatan pagi itu.

Senada dengan Fitermen, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda Dr H Asli Nuryadin juga menyampaikan untuk mewujudkan sekolah ramah anak, harus ada tiga OPD di lingkungan Pemkot yang terlibat. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang berkaitan dengan sekolah Adiwiyata, Dinas Pendidikan, dan DP2PA itu sendiri. Di mana kata dia, konten ketiga OPD tadi hampir mirip-mirip, sehingga diperlukan koordinasi optimal dalam mendukung program yang dimaksud.

“Jadi sekolah ramah anak ini kita dituntut untuk mengubah paradigma dari pengajar menjadi pembimbing serta memastikan orang tua terlibat aktif dalam memenuhi komponen ramah anak,” saran Asli.


Ia juga berharap, setidaknya minimal ada dua pendidik di sekolah yang terlatih untuk menangani program tersebut dalam menciptakan proses belajar dan mengajar yang menyenangkan. Juga untuk ukuran sekolah ramah anak sendiri, setidaknya minimal ada satu sekolah yang bisa mewakili di setiap jenjang pendidikan.

Sementara Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi dalam arahannya menyampaikan jika anak merupakan aset luar biasa bagi bangsa. Jadi tak salah bila Pemkot patut memberikan perhatian khusus bagi mereka. Menurutnya, hal itu selaras dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, di mana setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

“Jadi Pemkot memberikan apresiasi kepada OPD yang menggagas deklarasi hari ini karena sebagai wujud memberikan perhatian yang besar untuk anak-anak kita agar tumbuh cerdas dan sehat rohaninya serta sejalan dengan misi Pemkot untuk mewujudkan warga kota yang religius dan berbudaya ,” kata Wawali.


Mantan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul) ini menjelaskan, dalam membangun sekolah ramah anak, harusnya bisa sejalan dalam menciptkan kota layak anak. Di mana kaitannya tidak mesti dengan penilaian saja, melainkan semua pihak yang terlibat bisa berkontribusi ikut membangun secara real bagaimana menciptakan sekolah yang bukan hanya bersih saja, tapi bisa memberikan ruang untuk belajar yang nyaman dan aman bagi siswanya.

“Jadi sekolah juga harus memberikan ruang bagi siswa untuk tumbuh inovasi dengan berbagai karakter. Karena setengah hari bagi mereka dihabiskan waktunya di sekolah jadi pengajar dan sekolah punya peran di sini untuk memberikan contoh yang positif agar bisa diimplemastikam di lingkungan bermainnya,” pesan Rusmadi.

Oleh itu, di kepemimpinan Wali Kota Dr H Andi Harun beserta dirinya, ditarget jika ke depan di setiap kelurahan nanti akan dibangun playground sebagai wujud dukungan Pemkot Samarinda dalam mendukung kota layak anak dan kota yang nyaman dihuni dengan berbagai fasiltas publik yang ramah untuk anak. (CHA/HER/KMF-SMD)


Libatkan Relawan, Pemkot Samarinda Segera Bentuk Unit Reaksi Cepat

Berita Sebelumnya

Rusmadi : Wartawan Harus Kritis dan Beritakan Apa Adanya

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar