1322 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS- Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi Wongso diwawancarai oleh kru TVRI untuk dua program acara, yakni Lensa Borneo dan Fokus Berita. Pengambilan gambar dilakukan di ruang  Wakil Walikota, Selasa (17/01/2023).

Kepada reporter yang mewawancarainya, Wawali menjelaskan panjang lebar  soal pembangunan kota Samarinda, terutama tentang 10 program unggulan yang saat ini sebagian besarnya telah berjalan dan bisa dirasakan oleh masyarakat kota yang memiliki visi Terwujudnya Samarinda Sebagai Kota Pusat Peradaban ini.

"Dalam banyak kasus memang peradaban itu lebih banyak ditunjukan dengan  yang sifatnya bangunan fisik. Padahal kita menempatkan peradaban ini bukan saja monumental sebuah bangunan fisik, tapi sebuah kehidupan, keteraturan, dan budaya. Itu juga merupakan bagian yang sangat penting." tutur Rusmadi.

Dia mengatakan bahwa  dengan Samarinda sebagai pusat peradaban sebenarnya kita ingin memastikan Samarinda ini dengan potensi sebagai Ibu Kota Provinsi, pusat pemerintahan, dan sejak jaman dahulu kala sebagai kota bandar. Sehingga Samarinda ujar dia harus menempatkan diri sebagai kota perdagangan dan ndustri. 

"Singkatnya, Samarinda Sebagai kota Pusat Peradaban, kita inginkan sebagai sebuah kota yang maju dan modern, yang menggambarkan sebuah peradaban. " tambah Rusmadi lagi.


Pasangan Wali Kota Andi Harun ini juga menjelaskan berbagai kemajuan yang telah dicapai dalam pelaksanaan 10 program unggulan yang dulu mereka janjikan dalam kampanye pilkada lalu. 

Kesepuluh Program unggulan tersebut adalah Program Pro Bebaya yang melibatkan masyarakat kota Secara luas, Program pengendalian banjir dan pembangunan sistem drainase modern, Program Pembangunan Sistem Transportasi Massal modern dan ramah lingkungan (Subway dan Skytrain-Monorail), Program Social Security Number (Satu Kartu Untuk Semua Layanan, Program Smart City Plus, Program "Doctor On Call" untuk kondisi darurat, lansia dan balita, Program bantuan peralatan dan sarana pendidikan untuk menunjang pendidikan gratis 12 tahun, Pengembangan Badan Usaha Milik RT (Berbasis Kelurahan), Program Pengembangan Ruang Terbuka Hijau, Taman Rekreasi dan 1 Kelurahan 1 Playground, dan Program penciptaan 10.000 Wira Usaha Baru (Start Up).

Rusmadi mengakui memang tidak gampang untuk bisa melaksanakan kesepuluh program tersebut, karena dibutuhkan proses yang bertahap dan melibatkan semua pihak. Namun dalam beberapa waktu ini, berkat kegotongroyongan sudah mulai bisa dilihat hasil yang diperoleh. Persoalan banjir misalkan, telah terjadi progres yang sangat terasa. Meskipun banjir belum hilang sama sekali, namun paling tidak jumlah titik dan durasi genangan sudah sangat jauh berkurang. 

Untuk mengatasi banjir ini ujar Rusmadi, Pemerintah kota terus melakukan berbagai upaya. Mulai dari normalisasi sungai Karang Mumus, pembuatan darainase modern, hingga pembuatan playgound dan ruang terbuka hijau. Semua ini merupakan upaya untuk mewujudkan Samarinda sebagai kota Pusat Peradaban. 

Demikian halnya dibidang pendidikan. Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) kota Samarinda ini juga intens melakukan pemhinaan kesehatan maupun kualitas pendidikan ke sekolah-sekolah. Pemerintah Kota ujarnya, juga memberikan bantuan kepada Sekolah-sekolah yang membutuhkan. Tentunya sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada. 

Hal lain yang juga sedang berjalan adalah program Social Security Number (SSN) yang merupakan program terpadu pengentasan kemiskinan. Dengan kartu SSN yang dibagikan oleh Pemerintah Kota Samarinda ini, masyarakat bisa menggunakannya untuk beberapa layanan. Misalnya untuk pencairan bantuan sosial, bahkan dapat menjadi kartu jaminan kesehatan. (ASYA/KMF_SMR)

Peringati HUT Ke 22, BAZNAS Kota Samarinda Berikan Santunan Pada Yatim dan Piatu

Berita Sebelumnya

HUT Kota Samarinda ke 355, Hikmad dengan Acara Inti, Sajikan Kemeriahan di Acara Tambahan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar