89 Kali

SAMARINDA. Pasca ditutupnya area Jembatan Mahkota akibat terjadinya abrasi pada sisi tebing Jembatan, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Yudha Mediawan langsung berkunjung menemui Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun di Ruang Tamu VIP, Balai Kota Samarinda, Kamis (6/5/2021)

 

Terlebih dahulu rombongan dari Jakarta itu meninjau lokasi terdampak abrasi yang tepat berada di bawah Jembatan Mahkota 2 tersebut.

 

Yudha melaporkan kepada Wali Kota Samarinda bahwa Jembatan harus diadakan pengamanan.

 

“Sembari proses pelaporan kepada Komisi Keamanan Jembatan, kami melaporkan ada beberapa keamanan yang harus dilakukan, pengamanan jembatan, pengamanan pada setiap titik tebing sepanjang aliran sungai, dan pengamanan IPA (Instalasi Pengolahan Air) PDAM,” ujar Yudha.

 

Andi Harun berharap agar proses pengecekkan jembatan serta area sekitarnya cepat selesai.

 

“Semoga pengecekkan yang dilakukan oleh pihak Kementerian PUPR dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) bisa membuahkan kabar baik, karena para warga sudah banyak mengeluh di sosmed tentang ditutupnya Jembatan Mahkota, karena jembatan ini sangat memudahkan akses warga, khususnya Palaran dan Samarinda Seberang untuk menuju Samarinda Kota,” ungkap Andi Harun. (HIR/DON/KMF-SMD)

 

  

Pemkot Bakal Bangun Akses Jalan Baru ke Terminal Pelabuhan Terminal Palaran

Berita Sebelumnya

Demi Protokol Kesehatan, Tak Ada Open House Wali Kota dan Pejabat Pemkot Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar