85 Kali

SAMARINDA. Peninjauan lapangan pembebasan lahan untuk jalan tembus menuju ke Jembatan Mahkota II Jumat (5/10) di Kelurahan Mugirejo dipimpin langsung Wakil Walikota Samarinda M Barkati.

 

“Kami melihat lokasi lahan pembebasan sejauh ini sudah mencapai 80 persen, artinya kita kembali pada rencana jalur awal. Tidak jadi dipindahkan kalau lihat hasil di lapangan karena jalur pemindahan ternyata kurang layak kanan kiri ada jurang disertai tanah longsor yang membahayakan. Dan untuk menghindari tanjakan-tanjakan yang curam akan diuruk, sehingga jalannya tidak terlalu tinggi," ucap Barkati yang didampingi Kadis Pertanahan Syamsul Komari, Camat Sungai Pinang Siti Hasanah dan staf terkait.

 

Untuk target lanjut Barkati, akan dilihat lagi kedepannya dengan evaluasi lebih lanjut karena untuk pembebasan tanahnya tinggal beberapa kali pembayaran. Sementara itu, Syamsul menambahkan bahwa kegiatan ini dari awal diambil dari anggaran tahun 2019.

 

“Mulai awal memang kegiatan ini diambil dari anggaran tahun 2019, sebelumnya sempat jalan ditempat karena masalah rencana pemindahan jalur ini atau tetap jalur awal. Tetapi berdasarkan dari hasil tinjauan lapangan yang dipimpin Wawali siang ini, jalur akan kembali pada konsep dan design awal karena tidak mungkin untuk diubah," terangnya.

 

Dijelaskan Syamsul sampai saat ini lahan yang sudah dibebaskan kurang lebih 5 Km, sedangkan rencana awal panjang jalan nantinya sekitar 7 Km, sehingga sudah terselesaikan 80 persen, sisa 20 persennya segera bisa dilanjutkan sesuai arahan Wawali.

 

"Yang jelas tahun ini ditargetkan akan rampung untuk pembebasan lahannya, sehingga tahun depan dinas terkait sudah bisa membuat fisiknya,” tutup Syamsul. (Kmf5) 

Penulis: Afdani --Editor: Doni

Barkati : Alumni UGM Harus Berikan Kontribusi Dalam Pembangunan Daerah

Berita Sebelumnya

Tingkatkan Pariwisata, Perlu Dukungan Sumber Daya dan Komitmen

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar