290 Kali

SAMARINDA. Revitalisasi Citra Niaga digaungkan kembali di era kepemimpinan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun. Setelah bertemu arsitek Antonio Ismael di Bali beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Kota Samarinda ini mengusung konsep “Reinkarnasi” Citra Niaga Part II.

 

Kini, kerangka strategi dan pentahapannya pun dimatangkan oleh tim profesional di bawah komando Antonio Ismael. Karena cita-cita untuk mewujudkan Citra Niaga sebagai simbol ekonomi Kota Tepian harus segera terealisasi pada tahun 2023 mendatang. Sebagai tahap awal, akan dilakukan sayembara desain Citra Niaga sebelum menuju persiapan perumusan Detail Engineering Design (DED) dan pembangunan.

 

Hal ini terungkap dalam rapat revitalisasi Citra Niaga bersama tim profesional secara virtual, Kamis (6/5/2021) siang di Balaikota. Wali kota mengatakan jika tahapan yang dipaparkan tim ahli itu mengusulkan agar sayembara desain bisa dilakukan pada Agustus nanti.

 

“Jadi mereka mengusulkan pengumuman sayembara ini disampaikan usai apel peringatan 17 Agustus mendatang dan pemenangnya akan diumumkan pada bulan Desember,” tuturnya didampingi Sekretaris Kota Samarinda Dr H Sugeng Chairuddin.

 

Pada intinya jelas dia, pemerintah setuju dengan draft kerangka strategi yang disampaikan tim profesional. Termasuk mulai tahapan sayembara hingga ke proses konstruksi nanti. Bahkan ia berharap realisasi tahapannya ini bisa lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Hal ini mengingat keseriusan wali kota dalam membangun babak baru Citra Niaga ini bukan hanya sekadar angan-angan semata.

 

“Bahkan kalau bisa membangun Citra ini seperti legenda membangun Candi Prambanan, di mana dalam waktu satu malam bisa membangun 1.000 candi. Begitupun pada Citra Niaga,” kata wali kota seraya bercanda.

 

Memang langkah saat ini adalah bagaimana menciptakan narasi "mikirin" Citra Niaga harus dilempar ke masyarakat. Tujuannya agar warga juga bisa ikut tergugah untuk terlibat memberikan ide ke arah mana Citra Niaga nanti akan dikembangkan.

 

“Termasuk isu tagline tentang Citra Niaga itu sendiri harus kita gaungkan. Mungkin bisa Reinkarnasi Citra Niaga atau Citra Niaga 2.0, atau apalah itu intinya warga bisa ikut memberikan masukan-masukan dalam diskusi yang difasilitasi pemerintah,” ungkapnya.

 

Ia menginginkan setelah Lebaran nanti detail kegiatan dan timeline tahap pertama bisa betul-betul dimatangkan agar dibahas kembali secara agresif. Sehingga membangun Citra Niaga dengan cerita barunya bisa cepat terealisasi. (CHA/HER/KMF-SMD)

 

Demi Protokol Kesehatan, Tak Ada Open House Wali Kota dan Pejabat Pemkot Samarinda

Berita Sebelumnya

Silaturahmi dengan Petugas Kebersihan Pasar, Wali Kota Bagikan 168 Paket Sembako

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar