217 Kali

SAMARINDA. Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun mengatakan aset-aset milik Pemkot Samarinda jangan sampai tidur, namun harus dimanfaatkan secara maksimal, entah untuk kepentingan fasilitas pemerintah ataupun dikerjasamakan dengan pihak ketiga sehingga bernilai tambah.

 

Hal ini disampaikan Andi Harun saat meninjau dua lahan milik Pemkot Samarinda di Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, Selasa (27/4/2021) siang. Andi Harun mengatakan memanfaatkan tanah milik Pemkot Samarinda sendiri untuk menghindari spekulasi harga tanah.

 

“Banyak bangunan pemerintah yang saat ini kita rencanakan. Ada beberapa sekolah yang masih gabung dan ada kantor pemerintahan yang masih nyewa. Ada rencana pengembangan titik tumbuh Kota Samarinda supaya tidak bertumpu semua di dalam kota,” katanya.

 

Ia mengatakan hasil kunjungan ini nanti akan dibawa ke konsolidasi internal.

 

“Yang jelas aset ini tidak boleh menjadi aset yang tidur. Kalau tidak digunakan untuk kepentingan pemerintah, maka kita akan manfaatkan dengan kerja samakan ke pihak ketiga agar bernilai tambah, bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah, Red),” ujarnya.

 

Tapi lanjutnya, jika tanah ini dapat menjadi solusi atas pembangunan beberapa kantor pemerintah pun lebih baik. “Banyak opsi-opsinya. Tunggu kabarnya dari Pemkot Samarinda,” katanya.

 

Wali Kota juga mengungkap ada delapan kelurahan yang belum memiliki kantor sendiri. Adapun delapan kelurahan tersebut rinci Andi Harun, Kelurahan Bandara, Bukit Pinang, Sempaja Timur, Sempaja Barat, Budaya Pampang, Tenun, Mangkupalas, dan Gunung Panjang.

 

“Nah, yang untuk Kelurahan Gunung Panjang dapat hibah secara cuma-cuma dari Pak Ichwan Nurtaqwa, tokoh masyarakat. Sertifikatnya sudah diserahkan ke saya minggu kemarin, ada di meja saya. Nanti tinggal balik nama saja,” ungkap Andi Harun lagi.

 

Dengan adanya hibah tanah untuk Kelurahan Gunung Panjang, sebut Andi Harun, tahun depan kantor kelurahannya sudah bisa dibangun melalui dana dari APBD 2022. (DON/HER/KMF-SMD)

 

Tinjau SMPN 24, Andi Harun Minta Rekayasa Gedung Sekolah “Bebas” Banjir

Berita Sebelumnya

Dikunjungi Anggota DPR RI, Andi Harun Sampaikan Komitmen Perluas Persawahan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar