10281 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS- Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda bersilaturahmi dengan admin media sosial yang ada di Samarinda yang tergabung dalam DPW Asosiasi Media Sosial dan Siber Indonesia (AMSINDO) Kaltim.

Acara yang dikemas dalam ngobrol santai ini diadakan di Kafe Bagios, Jalan Arief Rahman Hakim Samarinda, Rabu (27/07/2022) dihadiri jurnalis Kominfo dan admin media sosial yang ada di kota Samarinda. 

Dalam pengantarnya, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Syamsul Anwar menyampaikan bahwa media sosial merupakan kekuatan yang sangat penting dalam membangun masyarakat. Dan bisa bersinergi dengan pemerintah.

Oleh karenanya lanjut Syamsul, para admin medsos perlu untuk dirangkul dan bekerjasama dalam menyebarkan informasi yang benar serta bermanfaat.

Syamsul merasa senang dan mengapresiasi peran serta akun-akun media sosial, khususnya yang tergabung dalam Asosiasi Media Sosial dan Media Siber Indonesia selama ini. Bukan hanya dalam memberitakan yang baik-baik saja, namun kritik juga dibutuhkan oleh pemerintah. 

"Tidak masalah jika teman-teman menyampaikan kritik, karena kritik juga sangat dibutuhkan oleh pemerintah dalam mengevaluasi kinerja instansinya," ujar Syamsul Anwar didampingi pranata Humas Dady Krishna Thamrin dan Abdillah Syafei. 


Namun demikian ujar Syamsul, sebagai aktifis media sosial para admin juga harus memahami kaidah penulisan berita serta peraturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di negara ini. Hal ini selain supaya informasi yang diposting valid, juga agar tidak melanggar UU ITE dan UU KIP yang belakangan banyak menjerat aktifis media sosial.

Bukan hanya mengingatkan, Syamsul juga menyatakan bahwa kominfo akan membantu para pegiat medsos untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama dalam hal ilmu pembuatan konten dan pengetahuan tentang aturan-aturan ber media sosial. Hal ini karena pegiat medsos bukanlah musuh, tetapi mitra pemerintah dalam bersama-sama mengedukasi masyarakat agar cerdas ber media sosial serta mencegah beredarnya hoax.

Sementara itu Ketua AMSINDO Kaltim, M Dio Mahendra mengatakan bahwa para pegiat medsos yang tergabung dalam asosiasi yang dipimpinnya selalu menjadi penyebar informasi yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Mereka selalu berusaha mengikuti kaidah jurnalistik dan peraturan hukum yang berlaku.

Oleh karena itu langkah Kominfo merangkul para pengelola media sosial sangat dia apresiasi. Ia berharap pemerintah juga memperhatikan media sosial yang ada di Samarinda, khususnya dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Hal senada dikatakan oleh petinggi AMSINDO lainnya, Alvin yang menegaskan bahwa mereka merupakan mitra dan mendukung program-program positif yang dilakukan pemerintah.

Dari kalangan pengelola media lainnya, berkesempatan untuk menyampaikan harapan mereka kepada pemerintah. Diantaranya ada yang menceritakan bahwa dalam beberapa kejadian pernah anggota mereka yang mengalami intimidasi dari oknum yang mengaku dari Kominfo ketika mereka membuat berita yang bernada kritik pemerintah, padahal semua sudah mereka buat sesuai kaidah jurnalistik. 

Menanggapi hal ini, Syamsul Anwar menegaskan bahwa Kominfo sebagai institusi pemerintah yang selalu berpegang pada aturan tidak pernah melakukan intimidasi, kekerasan psikis dan fisik. Sebaliknya, yang terjadi selama ini justeru kominfo selalu melakukan pendekatan persuasif dan pembinaan.

Pejabat Fungsional yang menangani kerjasama Media, Dady Krishna Tamrin menyampaikan bahwa selama ini pemerintah kota melalui Diskominfo juga melakukan kerjasama dengan kalangan media baik cetak, media online, media elektronik dan media luar ruang yang diwujudkan dalam bentuk kontrak pemberitaan. Namun sesuai peraturan, media yang menjalin kontrak harus memiliki legalitas/berbadan hukum dan kelengkapan administrasi lainnya. 

Kepada para admin media sosial yang hadir dia membuka peluang, bila kedepannya bisa turut terlibat dalam kerjasama tersebut. Hal ini bukan semata untuk kepentingan publikasi pemerintah, namun juga merupakan bentuk kepedulian demi menjaga kesinambungan media sosial yang ada di Samarinda. (ASYA/KMF-SMR)

Lepas Tujuh Peserta Paskibraka, Pj Sekda Berpesan Jaga Sikap Selama Pelatihan

Berita Sebelumnya

Pemkot Samarinda Gelar Gebyar Hari Anak Nasional 2022

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita Diskominfo

Tinggalkan Komentar