339 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS- Sebanyak 23 RT bersama Gugus Tugas Covid-19 PPKM Mikro Kelurahan Gunung Lingai bebaya (begotong royong,red) melakukan penyemprotan massal disinfektan di rumah ibadah dan rumah warga.

“Bukan upacaranya yang penting pagi ini. Tapi bagaimana kegiatan penyemprotan massalnya bisa kita jalankan di wilayah RT masing-masing, baik di rumah ibadah maupun rumah warga,” ucap Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi dalam arahannya di halaman kantor Kelurahan Gunung Lingai, Minggu (11/4/2021).

Apalagi lanjut Rusmadi saat ini masih dihadapkan dengan penyebaran Covid-19 walaupun semakin hari terus turun kasusnya.

“Tadinya Samarinda semuanya (zona) merah. Sekarang tiga kuning dan 5 orange. Sisa dua kecamatan merah. Pak Wali bapak H Andi Harun juga mengapresiasi kegiatan ini dalam upaya memutus penyebaran Covid-19,” ungkap Rusmadi.

Rusmadi pula mengingatkan agar tidak boleh takut berlebihan tapi tak boleh pula sombong.

“Walaupun turun, tapi tetap konsisten dengan selalu melakukan kegiatan yang sifatnya preventif dan antipatif. Karena melawan Covid-18 tidak hanya dilakukan pemerintah tapi butuh kebersamaan dengan warga,” katanya.

Dikatakan Rusmadi, yang terkonfirmasi positif tidak kurang 20 persen ditangani pemerintah, sisanya mereka melakukan isolasi mandiri.

“Perlu kesolidan di masyarakat. Makanya kita juga membentuk kampung tangguh. Harapan kami, Gugus Tugas Covid-19 di RT-RT se kelurahan Gunung Lingai terus solid memerangi Covid-19 di wilayahnya,” tandasnya.

Intinya lanjut Rusmadi adalah semangat gotong royong dan saling peduli.

“Sebentar lagi kita menghadapi bulan suci Ramadhan. Kita ingin memastikan warga dalam keadaan nyaman dan aman dalam melaksanakan ibadah-ibadah selama Ramadhan. Tarawih silahkan, tadarus silahkan dan buka bersama silahkan. Tapi tetap kedepankan protokol kesehatan,” tegas Rusmadi.

Rusmadi menyebutkan ketentuannya tidak terlalu sulit. Misalnya masjid kapasitas 200 jamaah, dipastikan jamaah yang shalat 100 orang. “Kalau di lapangan kapasitas 1.000 orang, ya 500. Ruangnya 50 persenlah. Pak RT tolong ini diawasi,” pesannya lagi.

Penting lagi lanjut Rusmadi siapkan tempat cuci tangan dan jamaah wajib pakai masker.

“Kita tidak boleh sombong dan takut berlebihan,” ucap Rusmadi yang juga warga Kelurahan Gunung Lingai ini.

Sebelumnya Camat Sungai Pinang Siti Hasanah mengatakan kegiatan ini untuk menanamkan rasa percaya diri sehingga imun kuat.

Dikatakan Hasanah setelah pembagian disinfektan kemudian langsung bergerak gugus tugas di wilayah RT masing-masing yang didukung pula relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda.

Dikatakannya kegiatan di Gunung Lingai merupakan simbolis untuk aksi di seluruh kelurahan di Kecamatan Sungai Pinang yang terdiri 248 RT.

Dirincikannya masing-masing RT mendapat 2 alat penyemprot disinfektan, megapoin, 2 APD lengkap, HT, 5 seragam kaos untuk Satgas Covid-19.

“Alhamdulillah di Gunung Lingai sudah zero kasus Covid-19. Semoga Satgas Covid-19 terus berjalan,” tutupnya.

Penyemprotan simbolis dilakukan Wawali di masjid Syahidul Asyifa jalan poros Gunung Lingai. Didampingi pula Lurah Gunung Lingai Joni dan Babinsa dan Babinkamtibmas.(DON/KMF-SMD)

 

Hasil Musprov TI Kaltim, Aklamasi Andi Harun Kembali Terpilih

Berita Sebelumnya

Rusmadi Minta Izin Reklame Dipermudah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kesehatan

Tinggalkan Komentar