1137 Kali

SAMARINDA, KOMINFONEWS- Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Tim Walikota Untuk Percepatan Pembangunan (TWAP) mengadakan rapat koordinasi terkait dengan pengembangan sistem Smart City di Kota Samarinda. Rapat yang dihadiri oleh para anggota TWAP dan beberapa bidang yang ada di Diskominfo kota Samarinda ini dilaksanakan di ruang kepala Diskominfo, Rabu (03/08/2022).

Menurut Ketua TWAP Syaparudin, S.Sos mereka juga memfasilitasi presentasi dari sebuah lembaga yang bernama Root Link untuk mengawal penguatan smar city kota Samarinda.

"Kita telah menyaksikan preasentasinya, tinggal kita berharap kawan-kawan dari smar city Jogjakarta ini bisa ambil bagian pada bidang-bidang tertentu yang masih lemah pada program smart city kota Samarinda," ujar Saparudin kepada Kominfonews seusai rapat.

Dia menilai bahwa setelah menyaksikan presentasi, tampak ada kemungkinan kerja sama antara Root Link dengan Diskominfo.

"Terutama harapan kita, oleh Diskominfo kedepan melalui Wali Kota kita harapkan seluruh OPD bersinergi untuk penguatan program smart city. Sehingga masyarakat mudah mengakses informasi-informasi tentang program pemerintah kota, apa yang sedang/tengah dan apa yang akan dilakukan," lanjut Syaparudin.

Karena saat ini merupakan jaman keterbukaan informasi, maka ia berharap smart city ini segera saja diperkuat. Dia juga menginformasikan bahwa dalam waktu yangt tidak lama akan ada lauching Smartcity Samarinda.

Yang kedua ujar Syaparudin, dalam rapat mereka juga mediskusikan mengenai pembangunan media TV Probebaya. Syaparudin berharap bila TV Probebaya bisa segera Launching maka masyarakat dapat mengakses pula informasi-informasi pembangunan kota Samarinda. Oleh karenanya rapat juga menghadirkan seorang ahli media Suwarno, guna memberikan masukan-masukan terhadap rencana peluncuran TV Probebaya.

Sementara itu praktisi media, Suwarno yang juga mantan anggota Komisi Penyiaran ini mengatakan bahwa dalam membangunan sebuah media yang harus diperhatikan adalah  Aksesbilitas, efektifitas dan efisiensi terkait pembiayaan. Untuk media TV misalnya, menurut Suwarno harus dipastikan bahwa siaran yang disampaikan benar-benar bisa diakses oleh masyarakat, lalu dipertimbangkan juga sejauh mana siaran itu membawa dampak kepada masyarakat. Dan yang juga tidak kalah pentingnya ujar dia, adalah bagaimana efisiensi dalam pembiayaannya.

Oleh karena itu dia menyarankan agar selain dibangun jaringan satelitnya juga harus dibuat link ke konvergensi demi memudahkan akses siaran oleh masyarakat. Dalam hal ini tentu dibutuhkan share konten ke berbagai media sosial yang banyak digunakan masyarakat Samarinda.


"Dan kepentingan adanya media ini kita harapkan tugas dari teman-teman kominfo maupun humas pemerinmtah kota Samarinda adalah untuk membangun komunikasi dua arah," harap Suwarno.

Kepala Diskominfo kota Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah mengatakan bahwa TV Probebaya ini merupakan bantuan dari sebuah komunitas, dimana mereka yang mengurusi semua perijinan dan menyediaan channel, sedangkan pemerintah kota mendapatkan saluran gratis yang akan disatukan dengan paket di komunitas mereka.

Oleh karena itu pemerintah kota tinggal memikirkan bagaimana melakukan pembuatan konten guna mensosialisasikan segala hal berkenaan dengan program Probebaya agar bisa diakses oleh seluruh masyarakat kota Samarinda. Hal ini diharapkan bisa menjadi jembatan informasi dan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengerti berbagai hal yang ada dalam program Probebaya dan terlibat secara aktif mesukseskannya. (ASYA/KMF-SMR)

Kumpulkan 3 Perusda Sekaligus, Ini Catatan Wali Kota Andi Harun!

Berita Sebelumnya

Wawali Samarinda Dr. H. Rusmadi Buka Sosialisasi Pembekalan Pencatatan Raport Kesehatan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar