1056 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun memanggil sekaligus 3 perusahaan daerah (Perusda) milik Pemkot Samarinda. Ketiganya memang mengalami peningkatan kinerja dalam 1 semester pertama tahun 2022 ini, namun masing-masing tetap ada catatan khusus yang menjadi ‘PR’ masing-masing. PD BPR Samarinda masalah NPL alias kredit macet, Perumdam Tirta Kencana masalah klasik NRW atau kehilangan air dan Perumda Varia Niaga Samarinda yang terus menggeliat usahanya namun harus tetap diperhatikan beban operasional terhadap ratio sehatnya.

“Ketika baru memimpin kota ini, saya langsung pelajari ketiga perusda. Karena salah satu misi saya adalah bagaimana meningkatkan pendapatan asli daerah. Sekarang tidak populer lagi pendapatan asli daerah itu dibebankan semata-mata kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan pajak dan retribusi. Tapi bagaimana kita menggerakan potensi dari badan usaha milik daerah (BUMD) atau perusda. Dimana ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, BUMN melakukan penguatan kinerja di berbagai sektor, sehingga bisa memberi kontribusi pendapatan nasional dan perusda di daerah bisa memberi kontribusi pendapatan asli daerah,” ucap Andi Harun dalam arahannya pada Presentasi Laporan Kinerja Semester I tahun 2022 Perumda Varia Niaga Samarinda, PD BPR Samarinda dan Perumdam Tirta Kencana Samarinda di ruang Karangasan Balaikota, Rabu (3/8/2022).


Terhadap paparan yang disampaikan Andi Harun tidak memungkiri adanya peningkatan kinerja. Namun ada beberapa catatan yang disampaikannya agar ketiga Perusda bisa meningkatkan kontribusinya kepada PAD Samarinda.

Secara keseluruhan untuk ketiga perusda tadi ditekankannya beberapa hal, pertama, pembenahan dari sisi mitigasi resiko dalam pengelolaan Perusda. Kedua, penerapan aplikasi teknologi informasi dalam manajemen maupun pelayanan. Kemudian, ekspansi usaha dan juga  bagaimana membuat target kontribusi untuk PAD.

Melihat dari laporan keuangan, Perumdam Tirta Kencana Samarinda dari sisi laba cukup menggembirakan karena baru 1 semester sudah hampir mencapai target. Namun demikian, Andi Harun meminta Perumdam Tirta Kencana untuk membuat target penurunan Non Revenue Water (NRW).

“Dewas (Dewan Pengawas, red) lakukan rapat internal. Ini tahun kedua saya, NRW belum turun signifikan. Buat rencana terukur,” perintah Andi Harun kepada jajaran Dewas Perumdam Tirta Kencana yang juga hadir dalam kegiatan itu ketua Dewas Dr Aji Syarif Hidayatullah dan anggota Dewas Abdullah dan Hargono.

Andi Harun juga meyetujui rencana Perumdam untuk penerapan bertahap digital water meter sebagai upaya menghindari losses water sehingga bisa menekan NRW.

Sementara bagi BPR, yang utama Andi Harun meminta agar membuat target penurunan Non Performing Loan (NPL) atau kredit macetnya. “Lakukan seleksi terhadap debitur,” tegasnya.


Andi Harun juga meminta kepada BPR agar melakukan pembenahan sistem pengelolaan manajemen bank, penyehatan manajemen di internal.

“Lakukan kemitraan dan penguatan strategi penyaluran kredit. Kalau perlu berkolaborasi dengan Perusda kita, apakah Perumdam Tirta Kencana dan juga Perumda Varia Niaga. Harapan saya, BPR bisa lebih sehat dari sekarang,” imbuhnya.

Begitu pula terhadap Perumda Varia Niaga yang terus melakukan ekspansi usahanya sehingga terjadi peningkatan laba yang signifikan. “Varia Niaga mampu menyelesaikan masalah dan membuat terobosan baru juga pendapatan baru bagi perusahaan. Namun perlu jadi perhatian, ekspansi bisnis boleh tapi tetap memperhatikan ratio antara peningkatan pendapatan dengan peningkatan operasional. Peningkatan biaya operasional tidak bisa dihindari apabila memang diperlukan, tapi tetap menjaga rasio sehatnya. Laba bersihnya harus lebih besar daripada biaya operasionalnya,” tutur Andi Harun.

Presentasi 3 perusda tersebut dihadiri pula Sekda kota Samarinda H Hero Mardanus Satyawan, Plt Asisten II Sam Syaimun, Staf Ahli bidang Ekonomi & Pembangunan Dadang Airlangga, Kabag Ekonomi Yuyum Puspitaningrum, Dirut Perumdam Tirta Kencana Nor Wahid Hasyim, Dirum Perumdam Tirta Kencana Yusfian Noor, Dirtek Perumdam Tirta Kencana Ali Rachman, Dirut Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade, Direktur Administrasi & Keuangan Akbar Ciptanto, Dewas Perumda Varia Niaga H Syahruddin SY, serta Direksi PD BPR Samarinda Siti Faujiah dan Annisa Mauliyana.(DON/KMF-SMR)

Selaraskan Kurikulum Merdeka, 120 Sekolah Penyelenggara Inklusi di Samarinda Gelar Raker

Berita Sebelumnya

Tingkatkan Penguatan Smartcity, Pemkot Samarinda Rancang Probebaya TV

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar