1235 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun mendorong kepada Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) kota Samarinda agar bisa kembali bangkit memberikan kontribusi bagi  daerah di tahun 2022 dan 2023. Hal ini berkaca dengan neraca keuangan BPR dalam dua tahun terakhir ini mulai 2020 hingga 2021 yang dianggap belum maksimal karena hantaman gelombang pandemi Covid 19.

Menurut Andi Harun, BPR harusnya bisa mengikuti langkah dua Perusda miliki Pemerintah Kota Samarinda lainnya, seperti Perusahaan Umum Daerah Air Minum atau Perumdam Tirta Kencana  dan Perumda Varia Niaga yang telah melakukan transformasi bisnis dengan memperbaiki pelayanan hingga inovasi sampai bisa memberikan kontribusi maksimal bagi PAD dalam tahun berjalan di tahun 2022 ini.

“Seperti Perumdam Tirta Kencana yang telah berupaya mengurangi tingkat kebocoran air hingga kualitasnya juga ditingkatkan dengan pengoptimalan produksi. Jadi dengan cakupan pelayanan yang terus membaik ini akhirnya berujung pada penjualan air yang bisa maksimal hingga berkontribusi bagi daerah,” kata Wali Kota yang didampingi Asisten II Dr H Sugeng Chairuddin dan Asisten III Sekretariat kota Samarinda Ali Fitri Noor di balaikota, Senin (11/7/2022).


Sehingga, lanjutnya dipertengahan tahun 2022 ini, Perumdam Tirta Kecana sudah bisa mencatatkan keuntungan sama seperti keuntungan pada tahun 2021 di akhir Desember lalu.

Belum lagi Perumda Varia Niaga sambung Wali Kota, sejak berganti nama dari Perusahaan daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU), kini perusahaan plat merah tersebut sudah memiliki ekspansi bisnis luar biasa. Mulai dari pangan, perairan hingga kargo. Dimana dari bisnis yang mulai digeluti tadi memiliki potensi yang besar bagi PAD.

“Dari bisnis-bisnis tadi, kini Perumda Varia Niaga sudah hampir 100 persen bisa melunasi hutang-hutang masa lalu. Ini menjadi prestasi luar bisa,” akunya.

Oleh itu, ia berharap BPR walaupun memiliki pangsa pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tapi harus mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan-perubahan yang tercipta karena perkembangan teknologi agar bisa adaptif dengan kebutuhan masyarakat.

Mungkin dengan menyusun skema kolaborasi dengan berbagai pihak seperti kerja sama antara BPR dan fintech atau OPD di lingkungan Pemkot.

Sedangkan terkait planning bisnis kedepan yang disampaikan sebelumnya oleh Dirut PD BPR Samarinda Deasy Noviyanti, dimana untuk tahun 2022 pihaknya berwacana untuk menambah layanan dengan memberikan kredit atau pinjaman modal bagi pengusaha konstruksi hingga pengusaha pengadaan barang dan jasa kelas menengah juga mendapat tanggapan positif dari Andi Harun.

“Sebenarnya inovasi ini juga boleh dibilang jadi penambah dividen bagi BPR, tinggal bagaimana pola pinjaman yang diberikan hingga jaminan dari pihak ketiga saja nanti yang sekiranya bisa betul-betul jadi pertimbangan BPR untuk dipelajari dalam menjalankan pola pelayanan yang baru ini nanti,” pesan Wali Kota.(CHA/DON/KMF-SMR)

Evaluasi Target Pendapatan di Triwulan II, PAD Samarinda Sudah Capai 65 Persen

Berita Sebelumnya

Muslimin: Upacara HUT RI Ke 77 di Samarinda Seperti Konsep Upacara di Istana Negara

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar