50 Kali

SAMARINDA. Meski masa Pandemi Covid-19 belum berakhir, kreativitas dari masyarakat harus tetap berjalan. Seperti yang dilaksanakan Kelurahan Tani Aman, Kecamatan Loa Janan Ilir melaunching Batik Tulis karya ibu-ibu Kampung KB, Selasa (29/09/2020) di ruang pertemuan terbuka Kantor Kelurahan Tani Aman Loa Janan Ilir Samarinda.

 

Dalam arahannya Camat Loa Janan Ilir, Syahrudins mengatakan dengan adanya kelompok batik ini suatu kebanggaan di Kecamatan Loa Janan Ilir. Apalagi ini yang perdana di Kota Samarinda, bisa juga sebagai percontohan Kampung Batik Tulis.

 

“Pesan saya adalah jangan mudah menyerah dengan adanya kegagalan. Namanya usaha pasti ada hambatannya, yang penting terus semangat. Dengan adanya kelompok batik di daerah sendiri, kedepannya bisa beli secara lokal pada ibu-ibu pengrajin. Nanti saya rapat dulu karena tahun depan ada MTQ, itu bisa saja batiknya pesan sama ibu-ibu Kampung KB Tani Aman ini. Untuk promosi, jangan khawatir karena zaman sekarang sudah banyak medsos. Jangan sampai ibu-ibu ini berhenti sampai disini saja, harus terus berkarya dalam membatik,” papar Syahrudins.

 

Sedangkan Lurah Tani Aman, Herna menjelaskan awal terbentuknya kelompok batik tulis di Tani Aman ini salah satu solusi bahwasannya di masa pandemi ini ibu-ibu banyak yang tidak ada kegiatan, sehingga untuk mengisi kegiatan tersebut dipilih 10 orang dari Kampung KB untuk membentuk kelompok membatik dan diikutkan pelatihan (21/07) lalu.

 

“Sedangkan di wilayah Tani Aman sendiri masih banyak lagi kelompok-kelompok seperti yang membuat manik-manik, kue, bahkan kerajinan lainnya. Anggaran didukung oleh dana kelurahan yaitu APBN yang diambilkan dari pemberdayaan. Untuk motif, kita tentukan berdasar lokasi Tani Aman yang rata-rata adalah petani, sehingga motif sayur-sayuran yang kami angkat sebagai ciri khas dan bisa dilihat hasil yang sudah jadi ada corak padi, cabe, kol, kacang panjang dan lainnya,” terang Lurah Tani Aman. 

 

Selain itu  dukungan dari Kecamatan Loa Janan Ilir sangat antusias dan tinggi. Hal itu tak lepas dari lokasi kantor kecamatan dan kantor kelurahan jaraknya sangat dekat, sehingga mempunyai hubungan emosional yang tinggi.

 

“Masyarakat kita disini sangat antusias mengikuti pelatihan-pelatihan karena perlu kita ketahui Kelurahan Tani Aman ini merupakan pintu masuk Kota Samarinda yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara, sehingga kalau warga dikasih kegiatan sangat antusias dan semangat sekali. Contohnya Dasa Wisma sudah ada 53 kelompok, Posyandu Lansia 2 kelompok, Posyandu Umum 11, LPM, Poppas, LPTQ, serta karang taruna yang sudah di SK kan oleh Kelurahan Tani Aman,” katanya.

 

Dikatakannya ini baru perdana sebagai percontohan dan kedepannya nanti kalau sambutan masyarakat sangat antusias, maka bisa mengajukan pelatihan yang lebih besar lagi karena menggunakan APBN.

 

“Saya siap menggali potensi-potensi yang ada di Kelurahan Tani Aman ini,” pungkasnya. (bay/don/kmf-smd)




APBD Samarinda Tahun 2021 Capai Rp 2,4 Triliun

Berita Sebelumnya

Syaharie Jaang Bersama KPK RI Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar