2332 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS -  Menghadapi perayaan Hari Raya Idul Adha 1443 H Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa pasar tradisional bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Samarinda, Selasa (5/7/2022).

Tampak mendampingi dalam sidam tersebut Perwakilan Bank Indonesia, Dandim 0901 Samarinda, Kepala Dinas Perdagangan Marnabas Patiroy, kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perundustrian Dr Ibnu Araby, Kepala Dinas Perikanan, kepala Dinas Ketahanan Pangan dan pertanian, Kasatpol PP, Kepala bagian Ekonomi Sekretariat Balai kota samarinda mengadakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa Pasar Tradisional di kota Samarinda, Selasa (5/7/2022) pagi.

Adapun Sidak ini untuk memastikan keamanan pasokan pangan selama menghadapi Idul Adha 1443 H mendatang. 


Rusmadi mengatakan hasil pantauan hari ini untuk lombok masih kisaran Rp 100 ribu/kg sedangkan untuk bawang merah sudah mengalami penurunan kisaran Rp 40.000-48.000 per kg. Sedang harga Bawang Putih cenderung stabil, karena terbantukan obawang impor.

Sementara untuk harga daging lokal mencapai Rp 150 ribu/kg. 

Oleh karena  itu lanjut Rusmadi keluhan pedagang kesusahan untuk menjualnya. Hal ini dikarenakan konsumen sebagian beralih konsumsi daging import yang harganya Rp 110-120 ribu/kg. Sedangkan untuk harga ikan stabil di tiga  pasar yang dikunjunginya hari ini.

Rusmadi menghimbau untuk masyarakat agar lebih selektif membeli ikan terutama untuk ikan kering agar terhindar dari bahan kimia seperti formalin dan sebagainya.


Setelah mengunjungi beberapa pasar tradisional Rusmadi menyempatkan memantau SPBU Jalan Kebaktian Samarinda untuk memastikan pasokan BBM dan sistem antrian. 

Rusmadi menyarankan kepada managemen SPBU untuk selalu mengevaluasi  sistem antriannya agar tidak mengalami antrian yang sangat panjang yang dapat menggangu pengguna jalan lainnya. 

“Karena kita ketahui  banyak kasus kecelakaan lalu lintas akibat antrian,” pungkasnya.(EKO/DON/KMF-SMR).

Rela Tiarap Lintasi Kolong Jembatan, Rusmadi Susur Sungai Karang Asam Besar

Berita Sebelumnya

Masih Tunggu Provinsi, Perda Baru RTRW Samarinda Belum Bisa Disahkan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar