81 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS- Penetapan Sempadan Waduk Lempake kembali dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD). Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Dr Sugeng Chairuddin yang memimpin langsung jalannya diskusi tersebut, Senin (25/10/2021) siang di ruang rapat Wali Kota.

Ia mengatakan jika penetapan sempadan waduk sangat perlu untuk dilakukan dalam meminimalisir intensitas banjir di wilayah Utara Samarinda.

Karena sambung dia, penetapan Sempadan Waduk ini muaranya akan mengacu pada dokumen revisi Ranperda RTRW Kota Samarinda yang akan disahkan pada bulan November nanti.

“Paling tidak dalam diskusi ini kita sudah punya dasar berupa hasil kajian dari para konsultan dan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk dibuatkan payung hukumnya. Sehingga kita bisa mengamankan genangan akibat luapan dari debit air yang tidak bisa tertampung lagi di waduk Lempake,” kata Sugeng.


Ia berharap setelah ada payung hukum tadi, kawasan yang sudah terplot sebagai sempadan waduk setidaknya kedepan tidak ada lagi ada izin bangunan yang bisa berdiri di wilayah tersebut. 

Sehingga lanjutnya kawasan ini wajib untuk dijaga demi pengembalian kapasitas tampung bendungan agar bisa dimanfaatkan optimal.

“Jadi tinggal disepakati aja berapa layaknya lebar sempadan waduk menyesuaikan segmen-segmen yang telah ditentukan konsultan, Pemerintah pada intinya akan menyesuaikan,” ungkapnya.

Sementara, hasil paparan para konsultan siang itu, mendorong beberapa variatif besaran lebar sempadan waduk yang ditarik dari bibir sungai menyesuaikan segmen yang ada dikisaran waduk itu sendiri mulai dari 50 meter hingga 100 meter. (CHA/DON/KMF-SMD)

Jadi Motivator UKS di SMPN 21, Ini Pesan Wakil Wali Kota Samarinda

Berita Sebelumnya

Lantik 92 Pejabat Struktural, Wali Kota : Jabatan Bukan Hak,Tapi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar